#
Direktorat Sekolah Menengah Atas
Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini,
Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Bantuan Fasilitas TIK untuk pengembangan pendidikan di 1.195 SMA

#

Dalam waktu 20 September sampai 6 Oktober 2021, Direktorat SMA telah menyelenggarakan Workshop Bantuan Pemerintah Peralatan TIK tahun 2021, sebanyak 5 tahap. Sasaran peserta workshop  adalah 1.195 kepala sekolah jenjang SMA penerima bantuan peralatan TIK tahun 2021.  Hadir pula dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi dari daerah penerima bantuan peralatan TIK. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara hybrid melalui daring dan luring disetiap tahapnya. Lokasi pelaksanaan workhop ini secara luring bertempat di Tangerang, Surakarta, Surabaya, dan Bandung.

Direktur SMA, DR. Suhartono Arham, M.Si selalu memberi kata penyemangat kepada para kepala SMA di kegiatan ini agar  Bantuan peralatan TIK yang sudah diterima segera dimanfaatkan dengan sebaik baiknya untuk seluruh warga sekolah, jangan disimpan saja disekolah. Pesan ini secara tersirat mendorong agar semua warga SMA giat dan berani mengeksplorasi dan memanfaatkan teknologi informasi untuk pembelajaran dan pengembangan diri. ‘’Laptop chromebook yang akan diterima SMA nantinya tidak semata untuk ANBK, tapi untuk dimanfaatkan semua warga SMA agar terhubung dengan ilmu pengetahuan di mana saja dan kapan saja.’’

Harapan dari pelaksanaan kegiatan Workshop ini peserta memahami dengan utuh prosedur penerimaan peralatan TIK yang mencakup jumlah, jenis, dan spesifikasi alat TIK bantuan pemerintah, prosedur mengajukan klaim garansi, dan memahami hal-hal yang dapat dimanfaatkan dari chromebook.

#
21-Jan-2022

Focus Group Discussion (FGD) Pendampingan Guru BK dalam Penentuan Mapel Pilihan dan Simulasi Penjadwalan Mapel Pilihan SMA

#
07-Dec-2021

Mari Nikmati Teknologi Kekinian

#
22-Nov-2021

Penyelarasaan Implementasi Kebijakan Penilaian Tahap 2

#
06-Nov-2021

Fasilitasi dan Advokasi Pencegahan Siswa Rentan Putus Sekolah Agar Tidak Putus Sekolah di NTB