#
Direktorat Sekolah Menengah Atas
Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini,
Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Fasilitasi dan Advokasi Pencegahan Siswa Rentan Putus Sekolah Agar Tidak Putus Sekolah di NTB

#

Direktur Sekolah Menengah Atas, Suhartono Arham di dampingi Winner Jihad Akbar selaku Koordinator Tata Kelola Direktorat SMA melakukan kunjungan kerja dalam rangka Fasilitasi dan Advokasi  pencegahan siswa rentan putus sekolah agar tidak putus sekolah yang dilaksanakan di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Direktorat SMA memberikan konsep strategi pencegahan anak putus sekolah agar menekan angka putus sekolah di jenjang SMA. Konsep strategis yang diberikan oleh Direktorat SMA diadopsi oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan diterapkan di 3 sekolah pilot project (implementasi terbatas). Hal ini dilakukan untuk menangani permasalahan DO di NTB yang menunjukkan lebih dari 2.000 anak usia sekolah menengah mengalami DO di masa pandemi (data per Januari 2021). Hasil implementasi dari 3 sekolah pilot project yang mengadopsi konsep ini sangat positif, maka dari itu konsep ini akan disebarluaskan ke sekolah lain di Provinsi NTB melalui kegiatan Fasilitasi dan Advokasi Pencegahan Siswa Rentan Putus Sekolah agar Tidak Putus Sekolah yang bertujuan untuk mengidentifikasi siswa/i yang putus sekolah atau rentan putus sekolah di Provinsi NTB serta mengetahui praktik-praktik baik yang dilakukan Provinsi NTB dalam menekan angka putus sekolah dengan melibatkan Unsur Direktorat SMA, Dinas Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kepala SMA di Provinsi Nusa Tenggara Barat. “Kota Mataram, 5 November 2021.”

#
10-Aug-2022

Restrukturisasi Direktorat SMA

#
08-Aug-2022

Pelaksanaan Asesmen Nasional untuk Peserta Didik 2022

#
30-Jul-2022

Workshop Pendidikan : Pemberdayaan Komunitas Pendidikan Daerah dalam Implementasi Kurukulum Merdeka

#
27-Jul-2022

Sekolah di Jawa Timur Siap Implementasikan Kurikulum Merdeka