#
Direktorat Sekolah Menengah Atas
Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini,
Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Jarkom SMA Wujudkan Keutuhan dan Keselarasan Informasi

#

Di era digital, informasi menjadi kebutuhan penting. Tak terkecuali bagi Direktorat SMA. Sebagai pelaksana program Kemendikbudristek, Direktorat SMA diamanahi untuk menyebarkan berbagai informasi sekaligus melakukan advokasi terkait program, kebijakan, dan isu strategis kepada seluruh pemangku kebijakan pendidikan.

Untuk menjalankan peran tersebut, Direktorat SMA membutuhkan bantuan pemerintah daerah dan para pelaku pendidikan. Hal inilah yang menjadi alasan untuk membentuk Tim Jaringan Komunikasi (Jarkom) SMA.

“Jarkom SMA merupakan salah satu inovasi dari Direktorat SMA untuk menyatukan berbagai elemen pendidikan, khususnya SMA, ke dalam satu ekosistem pendidikan,” ujar Plt.Direktur SMA Winner Jihad Akbar, saat memberikan sambutan pada Rakor Penguatan Tim Jarkom tahun 2023 yang diselenggarakan di Hotel Lombok Raya, Nusa Tenggara Barat, 30 Maret s.d. 1 April 2023.

Jaringan Komunikasi SMA, lanjut Plt.Direktur, sudah berjalan selama empat tahun.  Menurutnya, Tim Jarkom SMA terbukti efektif menjadi jembatan komunikasi antara pusat dan daerah. Salah satu bukti adalah kecepatan dalam membaca berbagai isu yang berkembang di masyarakat, berkat kemampuan inilah Direktorat SMA bersama pemangku kebijakan terkait dapat memersiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi agar persoalan tersebut tidak meluas dan berdampak negatif bagi dunia pendidikan, pun ketika ada informasi terbaru terkait kebijakan, dapat dengan segera disebarkanluaskan melalui Tim Jarkom SMA.

Atas dasar hal inilah, Direktorat SMA terus berikhtiar memperkuat Tim Jarkom SMA, baik secara formal maupun informal. Ikhtiar ini, kata Plt.Direktur selain untuk memperkuat kinerja tim, juga untuk menciptakan hubungan yang dilandasi dengan hati. “Dalam bertugas, setiap anggota Jarkom harus dapat menerapkan desain thinking dengan menggedepankan empati kepada pengguna, sehingga mereka dapat memberikan layanan sepenuh hati,” tegasnya.

Untuk dapat menjalankan tugas dengan sepenuh hati, Tim Jarkom SMA harus terus belajar sehingga dapat memahami setiap isu yang sedang berkembang dan harus mereka hadapi. Menurutnya, saat ini, ada tiga isu utama yang berhubungan dengan pendidikan SMA. Isu pertama yang menjadi prioritas adalah terkait pembelajaran.

Poin utama dari isu pembelajaran adalah kebijakan Kemendikbudristek untuk mengatasi krisis pembelajaran, terutama terkait rendahnya literasi, numerasi, dan karakter. Salah satu ikhtiar yang tengah dilakukan Kemendikbudristek adalah dengan meluncurkan Kurikulum Merdeka. Namun, dalam praktiknya, terjadi banyak miskonsepsi. Untuk meluruskan hal ini, keterbukaan sangat dibutuhkan. Kemendikbudristek sangat terbuka dengan masukan dari masyarakat demi menyempurnakan kurikulum ini.

Isu kedua yang menjadi fokus perhatian adalah Rapor Pendidikan dan Perencanaan Berbasis Data. Rapor Pendidikan dan Perencanaan Berbasis Data adalah alat untuk meningkatkan mutu pendidikan. Dengan kedua alat ini, satuan pendidikan dan pemerintah menyusun perencanaan dengan berbasis pada akar masalah yang dihadapi. Isu ketiga, terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Dalam praktiknya, hampir setiap tahun dibayani masalah. Untuk mengantisipasi permasalahan serupa terulang di masa mendatang, Tim Jarkom SMA harus memiliki komitmen untuk membantu mewujudkan PPDB yang lancar tertib sesuai aturan.

Mewujudkan komunikasi yang baik di antara unit kerja di lingkungan Direktorat SMA hingga perangkat di daerah dan satuan pendidikan, menjadi kunci bagaimana kita mampu membangun keharmonisan dan keselarasan informasi dari pusat hingga daerah. “Keutuhan dan keselarasan informasi itulah yang menjadi substansi yang harus diwujudkan oleh Jaringan Komunikasi SMA,” pungkas Plt.Direktur.